Pendidikan

Membuka Akses Pendidikan Di Sentra Perkebunan. Suasana Perkelasan Di Sekolah ETF Sebelum Pandemi Datang.

.

Bahkan jauh sebelumnya, pada awal 1980-an bersama beberapa sejawatnya sesama pengusaha, Eka Tjipta telah berinisiatif menggalang dana abadi, yang menjadi modal awal berdirinya yayasan sosial karitatif di bidang pendidikan, Yayasan Prasetiya Mulya di tahun 1982, yang seiring perjalanan waktu menghadirkan lembaga pendidikan manajemen (business school) hingga lanjut bertransformasi menjadi universitas dengan membuka program sarjana. Ide yang saat itu berlatar niatan menghasilkan para entrepreneur andal, yang bermartabat, berbudaya, dan beretika.

Namun, pendidikan berkualitas hanya dapat berlangsung pada lingkungan yang sehat. Sesuatu yang semakin menantang di masa pandemi Covid-19. Karenanya, dengan menggandeng seluruh pilar bisnis Sinar Mas, bersama beragam potensi masyarakat lainnya, yayasan menggelar sentra vaksinasi, yang membidik pelajar sebagai akseptor. Hasilnya, sepanjang tahun 2021 sentra vaksinasi yang berlangsung di berbagai penjuru negeri telah menjangkau lebih dari 500.000 orang.

Memperingati 100 tahun kelahiran Eka Tjipta Widjaja, ETF berupaya agar nilai-nilai maupun inisiatif yang diwariskannya tetap bergaung di lingkup Sinar Mas, terasakan manfaatnya oleh masyarakat, bahkan jika memang efektif, dapat direplikasi oleh pihak lain. “Kami percaya pendidikan punya peran penting membangun kemandirian berikut kesejahteraan masyarakat, terlebih Indonesia tengah membidik momen Indonesia Emas tahun 2045 nanti, berlandaskan SDM yang unggul dan kompeten. Selaras dengan filosofi Pak Eka tadi,” kata Hong Tjhin.

Lebih dari 250 sekolah yang secara berkala ditingkatkan kualitasnya. Suasana sebelum pandemi datang.