Mediasi

Pelatihan Mediasi ETF-BaMI Angkatan ke-20

Makassar, 5 Juni 2014. Puluhan orang dari lingkup penegak hukum seperti aparat kepolisian, hakim dan jaksa, aparat intelijen dari BIN, serta unsur pemerintah daerah dari Dinas Ketenagakerjaan, Dinas Kehutanan dan Dinas Pertanian serta para akademisi dari Universitas Hasanuddin, media dan perwakilan pilar bisnis Sinar Mas mengikuti Pelatihan Mediasi Eka Tjipta Foundation-Badan Mediasi Indonesia Akreditasi Mahkamah Agung RI.

“Mediasi memiliki sejumlah kelebihan dibandingkan penuntasan melalui litigasi dalam sengketa yang terjadi. Hal ini membuat kami berkomitmen mendukung langkah memperkenalkan metode mediasi ke berbagai kalangan, sekaligus pula menambah jumlah mediator terakreditasi melalui kegiatan pelatihan,” ujar Ketua Umum ETF G. Sulistiyanto di sela pembukaan yang dihadiri Pangdam VII/Wirabuana, Mayjen Bachtiar, WaKajati Sulsel, Kadarsah, Ketua Pengadilan Tinggi Sulsel H. Andi Suryadarma Belo, Ketua BaMI, Susanti Adi Nugroho, Advisor Sinar Mas, Darmono serta Advisor Sinar Mas, Heru Cahyono.

Mediasi adalah solusi alternatif yang sesuai dengan ketentuan pemerintah dalam penuntasan sengketa yang melibatkan individu maupun kelompok, termasuk konflik hubungan industrial. Dengan sifatnya yang cepat, ekonomis dan fleksibel, para pihak yang berperkara tidak hanya menghemat waktu dan biaya – dibandingkan melakukan penuntasan konflik melalui metode litigasi – namun juga mampu mengupas setiap permasalahan secara mendalam dengan tetap mengedepankan hubungan baik antara pihak yang saling berperkara.

Kegiatan yang berlangsung sepanjang tiga hari ini menghadirkan pakar hukum Ahmad Sudiro dan Rasji, serta mediator BaMI, Stephanus Sutrisno. “Kami sangat berharap para mediator nantinya bukan saja cakap menjalankan mediasi, namun juga mampu memasyarakatkan metode ini melalui berbagai saluran komunikasi dan informasi,” tutup Sulistiyanto.

Sinergi antara ETF dan BaMI, sebelumnya telah meluluskan sebanyak 752 mediator terakreditasi Mahkamah Agung. Selain di Jakarta, pelatihan juga digelar di sejumlah kota yang menjadi sentra bisnis seperti Medan, Pekanbaru, Jambi, Palembang, Pontianak, Banjarmasin dan Balikpapan. Sementara para alumni pelatihan yang terus bertambah mewadahi diri dalam Paguyuban Mediator ETF-BaMI sebagai wahana memperbarui wawasan dan pemahaman praktik mediasi.